Kamis, 07 Februari 2013

Cinta dan Rindu


Foto: (¯`*•.♥Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh♥.• *´¯)

ღღ NIKMATI SAJA HIDUP INI ღღ

♥♥ Bismilahir-Rahmanir-Rahiim ♥♥

♥♥♥♥
Nikmati saja hidupmu, wahai ukhty…
Usahlah engkau bersedih dan mengeluh,
engkau di dunia ini tak akan selamanya,
esokpun engkau akan berpulang,

kembali padaNya... menemuiNya,

Usah engkau risaukan duniamu,
akhirat yang abadi lebih mulia,
bersiaplah engkau untuknya,

Tak perlu banyak bicara,
lakukan saja yang engkau bisa,
ada Dia yang selalu melihatmu,
ada Dia yang selalu mendengar doa-doamu,
ada Dia yang setia menemanimu,

Yakinlah, engkau tak pernah sendiri lagi,
engkau bahagia bersamaNya, bukan?

Rasakanlah kehadiranNya yang setiap saat dekat denganmu,
bahkan ia lebih dekat dari urat nadimu sekalipun,

Lalu...Apalagi alasanmu untuk bersedih?
Apa lagi alasanmu untuk dapat menumpahkan keluhmu?
Apa lagi alasanmu untuk pamerkan kecengenganmu?
Apa lagi alasanmu untuk tidak berbuat, saat kesempatan berbuat begitu luas terbuka?
ia ada untuk engkau isi,
kesempatan itu untuk engkau taklukkan,

So, jangan pernah ragu lagi,
engkau sudah sangat kuat bersamaNya,
engkau sangat luar biasa dalam bimbinganNya,
engkau mampu taklukkan egomu,
engkau mampu runtuhkan kelumu,
engkau mampu robohkan karang kesombonganmu itu,
engkau mampu berlemah lembut,
engkau bisa berkasih sayang,
engkau akan selalu memiliki jiwa yang lapang,
untuk kembali menerbitkan senyumanmu,
senyuman terindah yang engkau miliki,

Yakinlah bahwa engkau mampu,
maka engkau benar-benar mampu, wahai ukhty…

Semangat berjuang!
gigih berdoa,
jangan pernah engkau lupa, ada Dia bersamamu,

Semoga engkau selalu ingat,
ada yang mengharapkan kebaikan-kebaikanmu,
kenanglah saat-saat engkau menderita,
maka engkau akan mampu berbagi di saat bahagiamu
sumbangkanlah walau sepotong senyumanmu,
sampaikanlah walau sebait nasehatmu,
bagilah walau satu kata motivasimu hari ini,
maka engkau akan bahagia…...Aamiin,

ღღ•Uhibbukum fillah•ღღ

ღღ•*Salam santun penuh ciღღ•*nta kasih karena_NYA*•ღღ

♥♥Jazzakumullahu khairan khatsiran wabarakallahu fiikum♥♥

Ketika hari kemarin…
telah berlabuh dua hati dan menjadi takdir ikatan suci…
hadirkan cinta yang berembun pagi kesejukan
cinta bertabur bintang malam kesunyian
pada hari-hari yang terlewati… dengan cinta dan rindu
Hingga aku pun tak tahu
di mana lagi harus aku letakkan rindu yang semakin menyesakkan ruang hatiku

Ketika hari ini…
ketidaksempurnaan pastikan ada
tampak pada garis-garis halus dinding istana kita…
tetap menjadi sandaran bagi jiwa dan hati nan lemah
dengan cinta dan rindu…
Hakikatnya cinta yang tetap menyatu
akan terus membangun di atas pondasi kekokohan
ke manapun… di manapun…
Akan selalu ku tulis rindu di atas angin
agar berhembus menerpamu

Ketika hari esok…
hanya pada Illahi kepasrahan bertepi…
seperti mentari yang menjanjikan terangnya
seperti melati yang menjanjikan harumnya
seperti taman bunga yang selalu memberi indah setiap waktu
cakrawala yang mencengkeram hati yang tetap pada cinta dan rindu
aku pun tahu…
akhir sebuah rindu adalah misteri yang disematkan pada sela waktu
digoreskan pada dinding nurani bernuansa pelangi
hadirkan sensasi biru ataupun kelabu
bagi kita yang merasakannya.

Dengan ridhaNya selalu… hari kemarin, hari ini dan hari esok tetap dalam cinta dan rindu

Aku Terlanjur Mencintaimu


Foto: PERINGATAN BUAT KAUM HAWA

Sesungguhnya ketahuilah bahawa sebagian besar daripada kaum engkau (kaum wanita) adalah menjadi kayu api di dalam neraka. Begitulah maksud sepotong hadis yang ditujukan oleh Rasulullah SAW kepada Aisyah RA, selepas sahaja beliau kembali dari perjalanan Isra Miqraj. Rasulullah telah dipertontonkan oleh Allah SWT tentang azab di dalam neraka, dimana kaum hawa menjadi golongan yang terbesar mendapat pembalasan dan hukuman Allah SWT di akhirat nanti, nauzibillah..

Sebab musabab kenapa dan mengapa jadi demikian telah diperjelaskan oleh Rasulullah SAW kepada Aisyah RA dan siapakah mereka yang dimaksudkan :
Mereka yang tidak dapat menahan sabar dalam menghadapi kesakitan dan kesusahan, tidak sabar apabila ditimpa musibah
Mereka yang tidak memuji Allah Ta’ala atas kemurahan-Nya, apabila dikaruniakan nikmat dan rahmat tidak bersyukur.
Mereka yang mengkufuri nikmat; menganggap nikmat bukan dari Allah
Mereka yang memperbanyak kata-kata yang sia-sia, banyak bicara yang tidak bermanfaat.

Aisyah r.’a telah meriwayatkan bahawa Rasulullah SAW bersabda “Hai Aisyah, aku berwasiat kepada engkau. Hendaklah engkau senantiasa mengingat wasiatku ini. Sesungguhnya engkau akan senantiasa di dalam kebajikan selama engkau mengingat wasiatku ini…” dan Intisari wasiat Rasulullah s.a.w tersebut telah dirumuskan seperti berikut:
Bahawa wanita yang mengingkari kebajikan atau kebaikan yang diberikan oleh suaminya maka amalannya akan digugurkan oleh Allah
Bahawa wanita yang menyakiti hati suaminya dengan lidahnya, maka pada hari kiamat, Allah menjadikan lidahnya tujuh puluh hasta dan dibelitkan di tengkuknya.
Bahawa isteri yang memandang jahat dengan menuduh atau menaruh sangkaan buruk terhadap suaminya, Allah akan menghapuskan muka dan tubuhnya pada hari kiamat.
Bahawa isteri yang tidak memenuhi kemauan suami-nya di tempat tidur atau menyusah-kan urusan ini atau mengkhiananti suaminya, akan dibangkitkan Allah pada hari kiamat dengan muka yang hitam, matanya kelabu, ubun-ubunnya terikat kepada dua kakinya di dalam neraka.
Bahawa wanita yang mengerjakan sholat dan berdoa untuk dirinya tetapi tidak untuk suaminya, akan dipukul mukanya dengan sholatnya.
Bahawa wanita yang dikenakan musibah ke atasnya lalu dia menampar-nampar mukanya atau merobek-robek pakaiannya, dia akan dimasukkan ke dalam neraka bersama dengan Isteri nabi Nuh dan isteri nabi Luth dan tiada harapan mendapat kebajikan syafaat dari siapa pun.
Bahawa wanita yang berzina akan dicambuk di hadapan semua makhluk di depan neraka pada hari kiamat, tiap-tiap perbuatan zina dengan delapan puluh cambuk dari api.
Bahawa isteri yang mengandung baginya pahala seperti berpuasa pada siang harinya dan mengerjakan qiamul-lail pada malamnya serta pahala berjuang fi sabilillah.
Bahawa isteri yang bersalin melahirkan, bagi tiap-tiap kesakitan yang dideritanya diberi pahala memerdekakan seorang budak. Demikian juga pahalanya setiap kali menyusukan anaknya.
Bahawa wanita apabila bersuami dan bersabar dari menyakiti suaminya, maka diumpamakan dengan titik-titik darah dalam perjuangan fisabilillah.

Allahualam..

Aku terlanjur mencintaimu…
Kala debar jantung belum berdetak,
Kala helaan napas belum terhembus,
Kala denyut nadi belum teraba,
Kala ruh belum tertiup…

Aku terlanjur mencintaimu…
Jauh sebelum elok rupamu terbayang,
Jauh sebelum tatap bertemu,
Jauh sebelum raga berjumpa,
Bahkan jauh sebelum kutahu akan kehadiranmu…

Aku terlanjur mencintaimu…
Melalui bait-bait doa yang terpanjat,
Melalui kilauan asa yang tergantung,
Melalui warna-warni mimpi yang terlukis…

Aku terlanjur mencintaimu…
Walau sadar atas berat yang menanti,
Lemah yang bertambah-tambah,
Sakit yang kan mendera,
Dan walau tak mudah serta penuh juang,
Bahkan walau hidup harus kupertaruhkan…

Aku terlanjur mencintaimu…
Dalam penantian panjang untuk hadirmu,
Dalam kerinduan perjumpaan denganmu,
Dalam harap kehadiranmu dalam dekapku,
Wahai calon buah hatiku…
Wahai permata jiwaku…
Wahai Ananda yang menyiapkan mahkota cahaya untukku…
Memang aku terlanjur mencintaimu,
Karna cintaku pada Rabb-ku…